Nothing Special?

Don't Be Sad
Dalam menjalani hidup semua orang membutuhkan sesuatu yang special bagi hidupnya, namun banyak manusia yang tidak mendapatkan yang spesial itu. banyak juga yang mendapatkan apa yang mereka spesialkan. jangan bersedih bila anda tidak mendapatkan yang spesial dalam hidup anda, cobalah anda menghargai hidup yang telah di anugrahkan oleh Allah bagi anda, kita manusia yang di berikan otak untuk berpikir, diberikan akal untuk mencari ide-ide, diberikan panca indra untuk merasakan, melihat, dan mendengar apa yang ada di sekeliling kita. Betapa specialnya kita sebagai makhluk ciptaan Allah. Namun mengapa terkadang kita masih saja merasa sedih, tak kala yang special bagi kita tidak bisa kita raih.

Syukur, syukur dan terus bersyukur kita sebagai manusia mendapat tempat yang special di sisi Allah. kita mendapat kedudukan yang tinggi dari makhluk ciptaan Allah lainnya.Tapi kenapa ya? kita sebagai manusia terlalu sombong dengan dengan apa yang kita punya. Selalu bersedih tak kala yang kita punya hilang atau bahkan pergi dari kehidupan kita. Apa mungkin karena kata-kata special itu yang membuat hati kita tertutup? Subhanallah, hindarkan sifat itu dari kami ya Allah.
Kata-kata special sering di kaitkan dengan cinta, cinta adalah sebuah anugrah, namun bisa menjadi malapetaka tak kala jika cinta itu menjadi buta. Dengan cinta, syair menjadi indah, hidup menjadi lebih berwarna, dengan cinta pula hidup bakal menjadi suram, gelap gulita dan bahkan membutakan mata dan hati (terlalu puitis ya :D), tapi itulah kenyataan, itu lah kejadian yang sebenarnya.
Untuk mendapatkan yang special kita akan melakukan segalanya, untuk menjadi yang terbaik bagi orang yang spesial, kita akan melakukan apa yang dia sukai. Semua manusia pasti sadar, bahwa cinta sesama makhluk tidak akan pernah abadi, tapi kenapa ya? manusia masih saja mengejar apa yang dia cintai, apa yang dia specialkan? hanya anda sendiri yang tahu jawabannya.
Cinta dan special hanya milik Allah, semua makhluk akan kembali padaNya, kita ingin menjadi yang makhluk yang special bagi Allah, kita ingin menjadi kekasihNya Allah yang sangat Allah cintai ? lakukan apa yang Allah sukai, layak nya kita melakukan apa yang disukai oleh orang yang spesial bagi kita, tinggikan cinta cinta pada Allah, buat hati kita hanya pada Allah, niscaya Allah akan memberikan cintaNya pada kita dan memberikan yang terbaik bagi cinta kita ke sesama makhluk. Maha Besar Allah dengan segala apa yang telah di ciptakan dan di anugrahkan kepada kita
Read More..

Kamis, 25 Maret 2010 di 20.08 , 1 Comment

Syukurku untuk hari ini.


Semangat yang membuatku bersemangat

Duh, kenapa ya hari ini perasaanku tiba-tiba aneh, saat melihat sosok nya, pikiranku berubah, menjadi lebih semangat, menjadi lebih ingin mengkaji sosok seorang wanita yang muslimah. Betapa indahnya sosok hamba Allah tersebut. Di balik busana muslimahnya, dia menyimpan banyak kepribadian yang baik, aku yakin itu. ya Allah, sungguh sempurna ciptaan Mu yang satu ini. Ingin hati menjadikan dirinya sosok yang halal buatku. Namun apalah daya, aku hanya bisa melihat, tanpa bisa menggapainya, tapi aku bersyukur ya Allah Maha Besar dirimu yang menjadikan ia sebagai makhluk mu selalu dalam Lindungan dan kuasaMu ya Allah.


Sosok wanita muslimah yang selalu taat akan perintahMu dan menjauhi laranganMu adalah dambaan semua laki-laki muslim, membangun keluarga yang sakinah yang selalu menjunjung tinggi perintah islam. Ya Allah, andaikan semua makhluk yang engkau ciptakan selalu mematuhi perintahMu dan menjauhi laranganMU, pasti dunia ini akan sangat damai, dimana-mana namaMu selalu di agungkan dan di kumandangkan. Namun Engkau Maha Mengetahui apa yang telah Engkau ciptakan ya Allah.

Hamba bersyukur telah di pertemukan dengan sosok wanita impian, walaupun hanya didunia maya, hanya dengan melihat. ini menambah rasa syukur hamba, akan udara yang masih Engkau beri hari ini, akan hidayah yang masih Engkau berikan, akan rezeki yang masih Engkau anugrahkan kepada hambaMu, akan iman yang masih Engkau lekatkan di hati ini.

Kami memohon ridha Mu ya Allah dalam menjalani hari-hari, berikan kami cinta yang islami, cinta yang Engkau ridhoi, berikan kami jodoh yang seiman. Jika sosok wanita tersebut merupakan yang terbaik bagi kami, dekat kan kepada kami ya Allah, dan jika dia bukan yang terbaik bagi kami, jauhkan dia ya Allah. Hamba hanya dapat memohon kepadaMu dan mengharap ridho mu. Amien.

Read More..

Minggu, 21 Maret 2010 di 02.45 , 0 Comments

Kenapa Wanita ingin selalu di sayang?

Mahkluk Tuhan yang paling indah

Berbicara soal wanita, gak pernah ada habis nya. Mereka adalah makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna, penuh dengan kasih sayang, kelembutan dan akan menjadi sosok yang sangat penting dalam kehidupan tak kala ketika ia menjadi seorang ibu. Namun wanita juga merupakan mayoritas penghuni neraka. sebagaimana didalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Sa’id al Khudriy berkata,’Suatu ketika Rasulullah keluar pada hari raya Idul Adha atau Idul Fitri menuju tempat shalat dan melalui sekelompok wanita. Beliau saw bersabda,’Wahai kaum wanita bersedekahlah sesungguhnya aku telah diperlihatkan bahwa kalian adalah mayoritas penghuni neraka.’ Mereka bertanya,’Mengapa wahai Rasulullah?’ Beliau saw menjawab,’Kalian banyak melaknat dan maksiat terhadap suami. Dan tidaklah aku menyaksikan orang yang memiliki kekurangan akal dan agama yang dapat menghilangkan akal kaum laki-laki yang setia daripada salah seorang diantara kalian. Mereka bertanya,’Apa yang dimaksud dengan kekurangan agama dan akal kami wahai Rasulullah saw?’ Beliau saw menjawab,’Bukankah kesaksian seorang wanita sama dengan separuh dari kesaksian seorang pria?’ Mereka menjawab,’Benar.’ Beliau saw berkata lagi,’Bukankah apabila dia mendapatkan haidh maka dia tidak melakukan shalat dan puasa?’ Mereka menjawab,’Benar.’ Beliau saw berkata,’itulah kekurangan agama.’ (HR. Bukhori)


Namun, di dalam artikel ini kita tidak akan membahas tentang perbuatan apa yang seharusnya dilakukan oleh wanita agar dijauhi dari api neraka, tetapi kita akan membahas, mengapa wanita ingin selalu disayang dalam artian disayang oleh keluarga, suami, bahkan dipandang dengan hormat oleh masyarakat sekitar. 
"Disini saya telah mencari berbagai sumber dan pendapat mengenai wanita" ;
sebagian masyarakat berpendapat bahwa :
  • wanita itu adalah makhluk yang terlahir dengan sifat lemah lembutnya, jadi wanita ingin disayang dan dilindungi.
  • wanita adalah makhluk yang diciptakan dari tulang rusuk pria, dengan hati untuk dicintai, dengan tangan untuk dilindungi
Begitulah kebanyakan orang berpikir, bahwa wanita adalah sosok makhluk yang lemah, namun bukan berarti wanita itu tidak bisa berbuat apa-apa. sekuat-kuat nya wanita, dia harus tetap patuh kepada suami nya sepanjang suami nya selalu mengajarkan ia ke jalan yang di ridhoi oleh Allah SWT.

Betapa penting nya wanita didalam kehidupan seorang pria, wanita yang selalu menjaga kehormatannya, menjaga aurat nya, wanita yang selalu melaksanakan semua perintah Allah, menjauhi larangNya, selalu sayang kepada keluarga, berilmu pengetahuan merupakan dambaan semua laki-laki. Untuk itu, semua wanita hendaknya selalu menjaga kepercayaan yang diberikan oleh Allah kepadanya.
Read More..

di 01.41 , 0 Comments

Wanita Sebagai Manusia

WANITA SEBAGAI MANUSIA

Islam datang, sementara kebanyakan manusia mengingkari kemanusiaan wanita dan sebagian yang lain meragukannya. Ada pula yang mengakui akan kemanusiaannya, tetapi mereka menganggap wanita itu sebagai makhluk yang diciptakan semata-mata untuk melayani kaum laki-laki.
Maka merupakan 'izzah dan kemuliaan Islam, karena dia telah memuliakan wanita dan menegaskan eksistensi kemanusiaannya serta kelayakannya untuk menerima taklif (tugas) dan tanggung jawab, pembalasan, dan berhak pula masuk surga. Islam menghargai wanita sebagai manusia yang terhormat. Sebagaimana kaum laki-laki, wanita juga mempunyai hak-hak kemanusiaan, karena keduanya berasal dari satu pohon dan keduanya merupakan dua bersaudara yang dilahirkan oleh satu ayah (bapak) yaitu Adam, dan satu ibu yaitu Hawwa.

Keduanya berasal dari satu keturunan dan sama dalam karakter kemanusiaannya secara umum. Keduanya adalah sama dalam hal beban dan tanggung jawab, dan di akherat kelak akan sama-sama menerima pembalasan. Demikian itu digambarkan oleh Al Qur'anul Karim sebagai berikut:
"Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabbmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan dari padanya Allah menciptakan isterinnya; dan dari keduanya Allah mengembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." (An-Nisa': 1)
Jika seluruh manusia baik laki-laki maupun perempuan itu diciptakan oleh Rabb mereka dari jiwa yang satu (Adam), dan dari jiwa yang satu itu Allah menciptakan isterinya agar keduanya saling menyempurnakan-- sebagaimana dijelaskan oleh Al Qur'an--kemudian dari satu keluarga itu Allah mengembangbiakkan laki-laki dan wanita yang banyak, yang kesemuanya adalah hamba-hamba bagi Tuhan yang Esa, dan merupakan anak-anak dari satu bapak dan satu ibu, maka persaudaraanlah yang semestinya menyatukan mereka.
Oleh karena itu Al Qur'an memerintahkan kepada manusia untuk senantiasa bertaqwa kepada Allah dan memelihara hubungan kasih sayang antara mereka. Firman Allah:
." .. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim." (An-Nisa': 1)
Dengan penjelasan Al Qur'an, ini maka laki-laki adalah saudara perempuan dan perempuan adalah saudara kandung laki-laki. Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya tiada lain wanita adalah saudara sekandung kaum pria." (HR. Ahmad, Abu Dawad dan Thnõidzi)
Tentang persamaan antara wanita dan pria di dalam kebebasan kewajiban beragama dan beribadah, Al Qur'an mengatakan sebagai berikut:
"Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang Muslim, laki-laki dan perempuan yang mu'min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang jujur, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki danperempuan yang khusyu ', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatanrya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar." (Al Ahzab: 35)
Di dalam masalah takalif (kewajiban-kewajiban) agama dan sosial yang pokok, Al Qur'an menyamakan antara keduanya, sebagaimana firman Allah SWT:
"Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (At Taubah: 71)
Di dalam kisah Adam, kewajiban Ilahi itu ditujukan kepadanya dan isterinya secara sama. Allah SWT berfirman:
"Hai Adam, diamilah olehmu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zhalim." (Al Baqarah: 35)
Tetapi yang terasa aktual di dalam kisah ini sebagaimana disebutkan oleh Al Qur'an, bahwa kesesatan itu ditujukan kepada syetan, bukan kepada Hawwa.
"Lalu keduanya digelincirkan oleh syetan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula...." (Al Baqarah: 36)
Bukan semata-mata Hawwa yang memakan buah pohon itu, bukan dia yang memulai, tetapi kesalahan itu dari Adam dan Hawwa secara sama-sama, sebagaimana penyesalan dan taubat itu dilakukan oleh keduanya:
Keduanya berkata, "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, maka pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi." (Al A'raf:23)
Bahkan di dalam ayat lain, kesalahan itu disandarkan kepada Adam saja:
"Dan sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak kami dapati padanya kemauan yang kuat." (Thaha: 115)
"Kemudian syetan membisikkan pikiran jahat kepadanya (Adam), dengan berkata, "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa." (Thaha: 120)
"Dan durhakalah Adam kepada Tuhannya dan sesatlah ia." (Thaha: 121)
"Kemudian Tuhannya memilihnya, maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk." (Thaha: 122)
Ini semua membuktikan bahwa Adamlah yang berbuat maksiat, sedangkan isterinya sekedar mengikut.
Bagaimanapun keadaannya, maka kesalahan Hawwa hanya dia yang menanggung, sedangkan anak turunnya terlepas dari perbuatan itu dan dari dosanya. Karena dosa seseorang tidak bisa ditimpakan kepada orang lain. Allah SWT berfirman:
"Itu adalah ummat yang lalu; baginya apa yang telah diusahakannya dan bagimu apa yang sudah kamu usahakan, dan kamu tidak akan dimintai pertanggungjawaban tentang apa yang telah mereka kerjakan." (Al Baqarah1:134,141)
Wanita dengan laki-laki adalah sama dalam hal bahwa keduanya akan menerima pembalasan dari kebaikan mereka dan masuk surga. Allah SWT berfirman:
"Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan. (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain ...." (Ali 'Imran: 195)
Dari ayat ini jelas sekali bahwa amal perbuatan seseorang itu tidak akan sia-sia di sisi Allah SWT, baik laki-laki maupun wanita. Keduanya adalah berasal dari tanah yang satu dan dari tabiat yang satu. Allah SWT juga berfirman:
"Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keaanan beriman, maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." (An-Nahl: 97)
"Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal shalih, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun." (An-Nisa': 124)
Tentang hak-hak harta bagi wanita, Islam telah membatalkan tradisi yang sering berlaku di kalangan masyarakat di dunia, baik orang-orang Arab atau 'ajam yaitu meniadakan hak milik dan hak pewarisan bagi kaum wanita atau mempersempit bagi mereka untuk mempergunakan apa yang mereka miliki. Juga sikap monopoli para suami terhadap harta isterinya. Maka Islam menetapkan hak milik bagi kaum wanita dengan berbagai jenis dan cabangnya sekaligus hak untuk mempergunakannya. Maka ditetapkan hukum wasiat dan hukum waris bagi kaum wanita seperti halnya bagi kaum pria. Islam juga memberikan kepada kaum wanita hak jual beli, persewaan, hibah (pemberian), pinjaman, waqaf, sedekah, kafalah, hawalah, gadai dan hak-hak yang lainnya.
Termasuk hak-hak itu adalah hak mempertahankan hartanya dan membela dirinya, dengan mengadukan kepada hukum, dalam berbagai aktifitas yang diperbolehkan

 sumber : media.isnet.org

Read More..

di 00.28 , 0 Comments

Salam...

Tiada Kata Yang Di Mulai Tanpa Salam

Selamat datang di blog saya, ini kesekian kali nya saya membuat blog rumahtetehblackacehaceh-tour , dan mudah-mudahan ini bisa menjadi blog yang tetap untuk saya mencurahkan berbagai pengalaman, berbagi ke sesama dan mudah-mudahan blog ini akan tetap aktif. Dengan konsep yang saya pilih kali ini, saya yakin, gak akan jenuh untuk terus dan terus meng update blog ini. Mudah-mudahan para pengunjung bisa menemukan informasi yang di cari.

 Dalam blog ini saya memilih konsep sebuah makna perjalanan hidup, di mana kontennya bisa apa saja, baik itu tentang realita kehidupan, seputaran kejadian-kejadian yang menarik, dunia teknologi, dan merupakan sebuah catatan ilmu yang di dapat di bangku perkuliahan. Dan saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang sifat nya membangun, sehingga saya bisa melakukan intropeksi apabila dalam melakukan observasi terdapat kesalahan.
Demikian sepenggal kata-kata pembuka postingan pertama di blog ini, dan Insya Allah akan terus di update, untuk itu dukungan dan semangat dari para pengunjung..

salam hangat

ajroel azwar
Read More..

Sabtu, 20 Maret 2010 di 23.28 , 0 Comments